Jumat, 06 Januari 2017

Semua Gara-gara “Mie Instant”




Tanpa ingin memihak salah satu merk maka judul saya buat se- general mungkin, abaikan soal judul deh hehehe… Mari strike to the point:
Jika bicara gara-gara Mie Instant maka bisa didapat banyak sekali case, obrolan, topic mengenai judul diatas. Berikut salah satu ceritanya:

Karena mie instan, keperawanan hilang: cerita singkatnya adalah salah satu karyawan di salah satu perusahaan manufacture, sering kerja lembur, bekerja secara shifting karena waktu sangat terbatas karyawan tersebut menyukai hal-hal yang serba instant dan sering mengkonsumsi mie instant stock mie instanpun tersedia, satu kardus di bawah tempat tidurnya. Maka jadilah dia penggila mie sejati. di tambah lagi dengan pola makan yang kurang baik, membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Keterbatasan waktu untuk melakukan kegiatan lain, seperti berolah raga atau kertrampilan penunjang kebutuhan primer seperti memasak misalnya membuat pola makannya pun jadi sembarangan. Beberapa bulan berselang, penggila mie sejati ini mulai merasakan ada sesuatu yang tidak beres di perutnya. Dia coba memeriksakan diri ke dokter. Ketika ditanya,” Sering makan mie instan ya?” Dengan sigap dia menjawab “ ya”. Setelah di adakan pemeriksaan lanjutan dokterpun menyatakan kalau ada kista didalam rahimnya. Kista ini bersifat ganas dan harus segera di angkat. Menurut sang dokter factor pemicunya adalah mengkonsumsi makanan instan yang dilakukan secara terus menerus. Karena makanan makanan tersebut banyak mengandung pengawet yang apabila di konsumsi dalam jangka panjang akan berakibat buruk bagi tubuh. Hal ini sungguh mengejutkannya. Dengan berlinang air mata dimantapkannya hatinya untuk menjalani operasi pengangkatankista. Untuk kedua kalinya dia yang masih berstatus perawanterhenyak perih ketika harus menandatangani surat pernyataan kalau dia tidak akan memuntut jika keperawanannya hilang akibat operasi tersebut. demi kes Ya..demi keselamatan dirinya sendiri, dengan berat hati akhirnya dia menandatangani surat pernyataan itu. Dia sama sekali tidak pernah menyangka kalau keperawanannya akan terenggut karena mie instan. Sejak kejadian itu dia menjadi trauma dengan makanan instan terutama mie, dan mulai merancang pola makan yang sehat semampunya.

Tolong Garis Bawahi Kata-kata sering, ritme kerja, dan factor lain yaJ
Sebenarnya masih banyak cerita tentang Mie Instant yang mungkin kebanyakan dari sisi Negative nya saja. Tapi apakah semua gara-gara makan Mie Instant saja?
Coba kita analogikan dengan beberapa case serupa tapi bukan Mie Instant yang jadi bahasan MSG misalnya banyak pendapat yang menyatakan kalau kebanyakan menggunakan MSG dalam makanan bisa menyebabkan yang mengkonsumsi MSG tersebut jadi bodoh. Heheheheh … betul atau tidak saya juga tidak tahu tapi paling tidak opini yang dibangun seperti itu. Lagi-lagi tolong garis bawahi kata-kata kebanyakan, terlalu sering dll. Factor-faktor yang lain tentu juga menjadi penyebab malas belajar misalnya.
Case yang lain- gara-gara internet banyak konten pornografi kemudian banyak kasus pemerkosaan, bahkan lebih parah pelakunya adalah anak-anak. Salah internet juag?

Bailik lagi ke Mie Instant, Jadi contoh case “Karena mie instan, keperawanan hilang “ tersebut salah siapa? Salah Mie Instant? Salah Pabrik Mie Instan? Salah Pembuat Mie Instant? Salah Karyawan Pabrik Mie Instan? … Tutup Saja Pabriknya biar ramai… biar mengadu sampai gaduh. Hehehehe…
All things is depend on us!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar